Saat pengelasan, tujuannya adalah untuk menciptakan ikatan yang kuat dan tanpa celah antara dua bagian logam. Pengelasan MIG adalah proses serbaguna yang dapat digunakan untuk mengelas berbagai jenis logam. Pengelasan MIG adalah proses yang bagus untuk menyambung material. Namun, jika pengaturan yang salah digunakan, porositas dapat muncul pada lasan. Hal ini dapat menyebabkan masalah pada kekuatan dan integritas lasan.
Pada artikel ini, kita akan membahas beberapa penyebab porositas pada pengelasan MIG dan cara mencegahnya.
Apa Penyebab Porositas pada Pengelasan MIG?
Porositas adalah jenis cacat pengelasan yang dapat terjadi pada lasan. Cacat ini tampak sebagai lubang-lubang kecil pada lasan dan dapat melemahkan ikatan antara dua bagian logam. Porositas dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk:
1) Fusi Tidak Lengkap
Hal ini terjadi ketika busur las tidak sepenuhnya melelehkan logam dasar dan bahan pengisi. Ini dapat terjadi jika mesin las tidak diatur ke ampere yang benar atau jika obor las tidak dipegang cukup dekat dengan logam.
2) Cakupan Gas yang Buruk
Pengelasan MIG menggunakan gas pelindung untuk melindungi lasan dari oksigen dan kontaminan lainnya. Jika aliran gas terlalu rendah, porositas dapat terjadi. Hal ini dapat terjadi jika regulator gas tidak disetel dengan benar, atau jika ada kebocoran pada selang gas.
3) Perangkap Gas
Penyebab lain dari porositas adalah jebakan gas. Ini terjadi ketika gelembung gas terjebak di dalam kolam las. Hal ini dapat terjadi jika obor las tidak dipegang pada sudut yang tepat atau jika terlalu banyak gas pelindung.
4) Kotoran dan Kontaminan
Porositas juga dapat disebabkan oleh kontaminasi logam dasar atau bahan pengisi. Kotoran, karat, cat, dan kontaminan lainnya juga dapat menyebabkan porositas. Hal ini dapat terjadi jika logam tidak bersih sebelum pengelasan, atau jika ada karat atau cat di permukaannya. Kontaminan ini dapat mencegah lasan menempel dengan baik pada logam.
5) Gas Pelindung yang Tidak Memadai
Penyebab lain dari porositas adalah kurangnya gas pelindung. Hal ini dapat terjadi jika gas yang salah digunakan untuk proses pengelasan atau jika aliran gas tidak diatur dengan benar.
Bagaimana Cara Mencegah Terjadinya Porositas Selama Proses Pengelasan MIG?
Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya porositas selama proses pengelasan MIG:
1. Gunakan pengaturan yang benar: Pastikan Anda menggunakan pengaturan yang benar pada mesin las Anda. Arus dan tegangan harus diatur sesuai dengan petunjuk pabrikan.
2. Gunakan gas yang tepat: Pastikan Anda menggunakan gas yang tepat untuk proses pengelasan Anda. Argon biasanya digunakan untuk pengelasan MIG.
3. Aliran gas: Atur laju aliran gas sesuai dengan petunjuk pabrikan. Terlalu banyak atau terlalu sedikit gas dapat menyebabkan porositas.
4. Jaga sudut obor tetap tepat: Pastikan untuk memegang obor pada sudut yang tepat untuk menghindari jebakan gas. Obor harus dipegang pada sudut 10 hingga 15 derajat dari permukaan logam.
5. Gunakan logam yang bersih: Pastikan Anda menggunakan logam yang bersih dan tidak terkontaminasi untuk pengelasan Anda. Kotoran, karat, atau cat apa pun pada permukaan dapat menyebabkan porositas.
6. Lakukan pengelasan di area yang berventilasi baik: Lakukan pengelasan di area yang berventilasi baik untuk menghindari jebakan gas. Gas pelindung dapat terjebak di ruang tertutup.
Porositas dapat dicegah dengan mengikuti tips berikut. Dengan menggunakan pengaturan yang tepat dan melakukan pengelasan di area yang berventilasi baik, Anda dapat menghindari masalah ini.
Cara Umum Memperbaiki Sambungan Las yang Berpori
Ada beberapa solusi umum untuk memperbaiki lasan yang terkena porositas:
1. Pengelasan ulang: Salah satu solusi umum adalah mengelas ulang area yang terkena dampak. Ini dapat dilakukan dengan mengelas ulang area yang terkena dampak dengan arus yang lebih tinggi.
2. Sumbat pori: Cara umum lainnya adalah menggunakan sumbat pori. Ini adalah cakram logam kecil yang ditempatkan di atas lubang pada lasan. Sumbat pori dapat dibeli di sebagian besar toko perlengkapan las.
3. Menggerinda: Pilihan lain adalah menggerinda area yang terkena dampak dan mengelasnya kembali. Ini dapat dilakukan dengan gerinda tangan atau gerinda sudut.
4. Kawat las: Solusi lain adalah menggunakan kawat las. Ini adalah kawat tipis yang digunakan untuk mengisi lubang pada lasan. Kawat las dapat dibeli di sebagian besar toko perlengkapan las.
Porositas dapat diperbaiki dengan menggunakan salah satu solusi umum ini. Dengan mengelas ulang area tersebut atau menggunakan sumbat porositas, Anda dapat memperbaiki masalah tersebut.
Waktu posting: 23 Desember 2022