Bagaimana Cara Memilih Diameter Elektroda Batang?

Pengelasan merupakan tugas penting dalam pembuatan sebagian besar benda yang terbuat dari baja dan aluminium. Ketahanan seluruh struktur dan keberhasilan proyek seringkali bergantung pada kualitas pengelasan. Oleh karena itu, selain peralatan berkualitas yang sesuai, Anda juga perlu mengetahui bagaimana elemen-elemen individual harus dihubungkan. Salah satu variabel dalam keseluruhan proses adalah metode pengelasan. Untuk keperluan postingan ini, kita hanya akan fokus pada pengelasan busur dengan elektroda berlapis.

Apa itu pengelasan busur manual?

Seluruh prosesnya sangat sederhana. Ini adalah salah satu metode pengelasan yang paling populer. Prosesnya terdiri dari melelehkan lapisan penutup bersama dengan elektroda habis pakai dan material yang akan dilas menggunakan busur listrik. Sebagian besar aktivitas dilakukan secara manual dan kualitas pekerjaan bergantung pada keterampilan tukang las. Namun, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan jika Anda ingin bekerja secara profesional. Anda harus memeriksa, antara lain:

Sumber arus searah dan bolak-balik, misalnya mesin las yang populer.

kabel dengan pemegang elektroda

kabel ground dengan penjepit elektroda

jenis helm dan aksesoris lainnya

Selain teknik pengelasan itu sendiri, pemilihan diameter elektroda untuk elemen yang dilas sangat penting. Tanpa itu, pengelasan yang baik tidak mungkin dilakukan. Apa yang perlu Anda perhatikan untuk menikmati hasil akhir yang memuaskan?

Memilih diameter elektroda untuk benda kerja - Anda perlu mengetahuinya!

Pemilihan diameter elektroda untuk elemen yang dilas dalam metode MMA bergantung pada ketebalan las atau material yang dilas. Posisi pengelasan juga penting. Secara umum, dapat diasumsikan bahwa diameter berkisar dari sekitar 1,6 mm hingga bahkan 6,0 mm. Penting agar diameter elektroda tidak melebihi ketebalan material yang akan dilas. Diameter elektroda harus lebih kecil. Dalam literatur tentang pengelasan, Anda akan menemukan informasi bahwa diameter elektroda harus sebesar mungkin. Langkah ini paling ekonomis. Oleh karena itu, material dengan ketebalan 1,5 mm hingga 2,5 mm paling baik dilas dengan elektroda dengan penampang 1,6 mm. Bagaimana dengan kasus lainnya?

Contoh ketebalan material dan diameter elektroda yang sesuai.

Untuk gambaran yang lebih baik mengenai pemilihan diameter elektroda untuk benda kerja, di bawah ini Anda akan menemukan daftar singkat ketebalan material yang paling populer dan diameter elektroda yang optimal.

Ketebalan material - Diameter elektroda

1,5 mm hingga 2,5 mm - 1,6 mm

3,0 mm hingga 5,5 mm - 2,5 mm

4,0 mm hingga 6,5 ​​mm - 3,2 mm

6,0 mm hingga 9,0 mm - 4,0 mm

7,5 mm hingga 10 mm - 5,0 mm

9,0 mm hingga 12 mm - 6,0 mm


Waktu posting: 23 Desember 2022